Cover

Aisyah: Wanita yang Hadir di Mimpi ...

Sibel Eraslan

Ungekürzt 9789179319212
12 Stunden 13 Minuten
Einige Artikel enthalten Affiliate-Links (gekennzeichnet mit einem Sternchen *). Wenn ihr auf diese Links klickt und Produkte kauft, erhalten wir eine kleine Provision, ohne dass für euch zusätzliche Kosten entstehen. Eure Unterstützung hilft, diese Seite am Laufen zu halten und weiterhin nützlichen Content zu erstellen. Danke für eure Unterstützung!

Vom Herausgeber

'Aisyah,' panggilnya sekali lagi kepadaku. 'Jika semua ucapan mengenai dirimu itu tidak benar, Allah pasti akan membersihkan dirimu dari fitnah ini. Tapi jika engkau melakukan dosa itu, mintalah ampunan kepada Allah dan bertobatlah, karena Allah memaafkan hamba yang mengakui dosa dan bertobat.' Rasulullah rnengucapkan kata-kata ini satu per satu dan lemah lembut. Tapi saat itu gunung-gunung seakan-akan jatuh membebani diriku. Seakan-akan aku terpuruk berat. Seakan-akan petir menyambar diriku. Fitnah menerpa ibunda kaum Mukmin, Aisyah. Semua itu berawal dari kalung miliknya yang hilang. Orang munafik dan pembenci Islamlah pelakunya. Madinah pun dibakar api fitnah. Setiap orang saling curiga. Ketika situasi semakin mernanas, Allah kemudian menurunkan wahyunya dan membebaskan Aisyah dari fitnah tersebut. Itulah sedikit dari banyak kisah indah dan menarik yang terdapat di dalam novel ini. Seperti biasa, Sibel Eraslan dengan kekuatan kata-katanya akan membawa kita 'berkelana' ke dalam sebuah era yang luar biasa, masa-masa ketika Rasulullah dan para sahabatnya hidup dan berjuang demi Islam.
Vom Herausgeber
'Aisyah,' panggilnya sekali lagi kepadaku. 'Jika semua ucapan mengenai dirimu itu tidak benar, Allah pasti akan membersihkan dirimu dari fitnah ini. Tapi jika engkau melakukan dosa itu, mintalah ampunan kepada Allah dan bertobatlah, karena Allah memaafkan hamba yang mengakui dosa dan bertobat.' Rasulullah rnengucapkan kata-kata ini satu per satu dan lemah lembut. Tapi saat itu gunung-gunung seakan-akan jatuh membebani diriku. Seakan-akan aku terpuruk berat. Seakan-akan petir menyambar diriku. Fitnah menerpa ibunda kaum Mukmin, Aisyah. Semua itu berawal dari kalung miliknya yang hilang. Orang munafik dan pembenci Islamlah pelakunya. Madinah pun dibakar api fitnah. Setiap orang saling curiga. Ketika situasi semakin mernanas, Allah kemudian menurunkan wahyunya dan membebaskan Aisyah dari fitnah tersebut. Itulah sedikit dari banyak kisah indah dan menarik yang terdapat di dalam novel ini. Seperti biasa, Sibel Eraslan dengan kekuatan kata-katanya akan membawa kita 'berkelana' ke dalam sebuah era yang luar biasa, masa-masa ketika Rasulullah dan para sahabatnya hidup dan berjuang demi Islam.
Veröffentlichungsdatum
25.01.22

Storyside